Yonif 865/Satria SMW Kawal Gunung Botak, Danpos Anahoni Bawah Serukan Ketaatan Hukum

Yonif 865/Satria SMW yang ditugaskan Pangdam XV/Pattimura mengingatkan masyarakat dan penambang agar mematuhi aturan demi menjaga keamanan dan kelestarian kawasan Gunung Botak.

BURU, journalpublicnews.my.id – Aparat keamanan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku.

Komandan Pos (Danpos) Anahoni Bawah dari Yonif 865/Satria Manewata (SMW), Letda Inf Muhamad Lutfi Tianotak, mengimbau masyarakat Desa Kayeli dan para penambang yang beraktivitas di wilayah Sagu-Sagu untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Letda Inf Muhamad Lutfi pada Kamis (4/6/2026). Ia menegaskan bahwa setiap aktivitas di kawasan Gunung Botak harus berjalan sesuai regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami berharap masyarakat dan para penambang dapat bekerja dan bertindak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh negara. Jangan ada yang mencoba menabrak regulasi," tegasnya kepada KoranMerahPutih.com.

Misi Pengamanan Gunung Botak

Menurut Lutfi, personel Yonif 865/Satria SMW yang bertugas di kawasan Gunung Botak merupakan bagian dari satuan yang mendapat mandat langsung dari Pangdam XV/Pattimura untuk membantu pengamanan dan penertiban aktivitas PETI yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.

Kehadiran aparat keamanan di wilayah tersebut bertujuan menjaga stabilitas keamanan, mencegah konflik sosial, serta mengawal upaya penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

Humanis, tetapi Tetap Tegas

Di sisi lain, Lutfi mengakui bahwa sebagian masyarakat menggantungkan penghidupan dari aktivitas pertambangan. Namun demikian, kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan aturan hukum yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa TNI akan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat, namun tidak akan mengabaikan kewajiban dalam menegakkan aturan negara.

"Kami tetap mengedepankan rasa kemanusiaan dan pendekatan persuasif kepada warga. Namun sebagai prajurit TNI, tugas kami sudah jelas, yaitu berjalan tegak lurus sesuai aturan dan Undang-Undang yang berlaku. Tidak ada kompromi terhadap pelanggaran hukum," ujarnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Gunung Botak demi terciptanya situasi yang aman serta kondusif bagi semua pihak.

Langkah preventif yang dilakukan Pos Anahoni Bawah tersebut diharapkan mampu meredam potensi gesekan di lapangan sekaligus menjadi pengingat bahwa penegakan hukum di kawasan Gunung Botak akan terus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.


Catatan Redaksi: Journal Public News menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Journal Public News
Editor: Redaksi Journal Public News
Sumber: Ersol Keperwil maluku.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama